News

Pacu Kinerja Berbasis Data, Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen Borong Dua Penghargaan Bergengsi

Direktorat Kursus dan Pelatihan menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Predikat AA pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan nilai 92,85. Selain itu, instansi ini juga dinobatkan sebagai Terbaik II dalam Kategori Pengelolaan Kearsipan Digital dengan nilai 65,58, sebagai bagian dari komitmen penguatan sinergi unit kerja untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. (Foto: Dok Humas Kemendikdasmen)

Direktorat Kursus dan Pelatihan menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Predikat AA pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan nilai 92,85. Selain itu, instansi ini juga dinobatkan sebagai Terbaik II dalam Kategori Pengelolaan Kearsipan Digital dengan nilai 65,58, sebagai bagian dari komitmen penguatan sinergi unit kerja untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. (Foto: Dok Humas Kemendikdasmen)

JAKARTA, Gradasigo – Di tengah dorongan masif pemerintah pusat untuk memperkuat tata kelola birokrasi yang lincah dan transparan, Direktorat Kursus dan Pelatihan di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Kemendikdasmen) menorehkan prestasi gemilang. Tidak tanggung-tanggung, instansi ini menyabet dua penghargaan sekaligus dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Prioritas yang berlangsung di Cimahi, 20-22 April 2026.

Penghargaan utama yang diraih adalah Predikat AA untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan skor impresif mencapai 92,85. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa efisiensi penggunaan anggaran dan efektivitas program kerja di lingkungan direktorat telah memenuhi standar tertinggi akuntabilitas publik.

Tak hanya soal akuntabilitas, direktorat ini juga membuktikan keseriusannya dalam menghadapi era disrupsi informasi. Hal ini dibuktikan dengan raihan Terbaik II Kategori Pengelolaan Kearsipan Digital dengan nilai 65,58. Meski tantangan digitalisasi kian kompleks, capaian ini menegaskan posisi direktorat dalam melakukan transformasi administrasi dari pola konvensional menuju sistem yang lebih modern dan terintegrasi.

Acara yang bertajuk "Penguatan Sinergi Unit Kerja untuk Mewujudkan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus yang Inklusif, Adaptif, dan Berkelanjutan" ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran kementerian. Kehadiran berbagai pimpinan unit kerja dalam seremoni penyerahan piagam tersebut memperlihatkan adanya semangat kolektif untuk terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dua penghargaan ini bukan sekadar pajangan di dinding kantor, melainkan beban tanggung jawab baru. Dengan nilai SAKIP yang hampir menyentuh angka sempurna, Direktorat Kursus dan Pelatihan kini memikul ekspektasi publik yang lebih besar untuk terus menghadirkan program pelatihan yang relevan, berdampak, dan tentu saja, akuntabel secara administratif.

Ke depan, fokus direktorat akan tetap pada penguatan sinergi antar unit guna memastikan akses pendidikan kursus dan pelatihan tetap inklusif bagi semua, selaras dengan slogan yang digaungkan, yaitu Pendidikan Bermutu untuk Semua. (*)

Related Post