News

Battle Latte Art 2026 Semarakkan Pelepasan 4.021 Lulusan Kursus ke 11 Negara

Pemenang lomba Battle Latte Art Nasional 2026 menerima piagam penghargaan di panggung utama Gebyar Kursus, Plaza Festival, Jakarta, Sabtu (29/9/2026). (Foto: Dok. Tim Media Forum PLKP)

Pemenang lomba Battle Latte Art Nasional 2026 menerima piagam penghargaan di panggung utama Gebyar Kursus, Plaza Festival, Jakarta, Sabtu (29/9/2026). (Foto: Dok. Tim Media Forum PLKP)

JAKARTA, Gradasigo - Forum Barista Nusantara (FBN) sukses menggelar kompetisi Battle Latte Art Nasional 2026 sebagai wadah melahirkan talenta peracik kopi berdaya saing internasional. Ajang unjuk keterampilan bertaraf nasional ini diselenggarakan bertepatan dengan momentum sejarah pelepasan 4.021 alumni Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang resmi terserap kerja profesional di 11 negara.

Di atas panggung kompetisi Gebyar Kursus di Plaza Festival, Jakarta, pada Sabtu (29/9/2026), para barista muda bertanding sengit memamerkan presisi, konsistensi tekstur microfoam, hingga estetika visual penuangan susu di atas espresso. Dewan juri menerapkan kriteria penilaian ketat standar industri Food and Beverage (F&B) global untuk memastikan para peserta memiliki kedisiplinan dan kualitas kerja yang dibutuhkan pasar internasional.

Atraksi ketangkasan meracik kopi ini menjadi representasi nyata dari tingginya kualitas SDM vokasi nonformal Indonesia saat ini. Ribuan alumni LKP yang dilepas ke mancanegara tersebut siap mengisi berbagai posisi strategis di sektor F&B, perhotelan, hingga jasa pelayanan di kawasan Asia, Timur Tengah, hingga Eropa.

Capaian masif menembus pasar global ini tidak lepas dari soliditas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) se-Indonesia. Sinergi berkelanjutan antara Forum PLKP, organisasi profesi seperti FBN, serta dukungan pemerintah terbukti efektif memangkas jarak antara kurikulum pelatihan vokasi dengan kualifikasi riil dunia kerja dunia.

Kehadiran ajang Battle Latte Art di tengah pelepasan ribuan tenaga terampil ini mempertegas satu pesan penting, sektor pendidikan vokasi nonformal Indonesia kini telah bertransformasi menjadi mesin utama pencetak tenaga kerja profesional yang diakui di panggung global. 

Momentum pelepasan lulusan kursus mendunia tersebut bahkan disaksikan oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro.

Kehadiran para tokoh penting di tengah pelepasan ribuan tenaga profesional ini mengonfirmasi satu fakta krusial di lapangan. Sektor vokasi nonformal kini telah terbukti melesat cepat, secara akurat menjawab kualifikasi ketat yang didiktekan oleh industri dunia. (*)

Related Post