Gaya Hidup

Ngopi di Bawah Rindangnya Pohon, Taman Bantaran Madiun Jadi Ruang Santai Gen Z

Suasana area semi coffee di taman Bantaran Madiun (Foto: Dok. Istimewa)

Suasana area semi coffee di taman Bantaran Madiun (Foto: Dok. Istimewa)

Yogyakarta, Gradasigo - Tidak semua aktivitas nongkrong harus dilakukan di dalam kafe dengan desain modern dan pendingin ruangan. Di Taman Bantaran Kota Madiun, menikmati secangkir kopi di bawah rindangnya pohon bisa menjadi pengalaman berbeda, terutama bagi generasi muda yang ingin mencari suasana santai di tengah kesibukan sehari-hari.

Salah satu sudut yang menarik perhatian adalah area Semi Coffee yang berada di bawah pepohonan. Suasana terbuka dengan naungan dedaunan menghadirkan alternatif tempat menikmati kopi tanpa harus meninggalkan nuansa alami taman kota. Konsep sederhana tersebut dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin berbincang bersama teman atau sekadar menikmati waktu luang.

Dikutip dari laman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Madiun, Taman Bantaran berada di Jalan Urip Sumoharjo dengan luas sekitar 9.045 meter persegi. Kawasan ini memiliki pepohonan rindang, beragam tanaman bunga, tempat duduk, gazebo, serta sejumlah fasilitas olahraga dan rekreasi yang menjadikannya salah satu ruang publik bagi masyarakat.

Bagi Gen Z, keberadaan ruang seperti ini memiliki daya tarik tersendiri. Di tengah kebiasaan menghabiskan waktu dengan perangkat digital dan aktivitas yang padat, suasana terbuka dapat menjadi pilihan untuk beristirahat sejenak, membangun interaksi langsung, hingga menikmati kebersamaan tanpa harus selalu mencari hiburan yang serba modern.

Menikmati kopi di bawah pohon juga menghadirkan pengalaman nongkrong yang berbeda. Pengunjung dapat merasakan suasana taman, udara terbuka, serta lingkungan yang lebih dekat dengan alam. Hal sederhana seperti berbincang, menikmati minuman, atau mengamati aktivitas di sekitar taman dapat menjadi bagian dari pengalaman tersebut.

Lebih dari sekadar tempat menikmati kopi, kawasan Taman Bantaran memperlihatkan bagaimana ruang publik dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat. Perpaduan taman hijau dan aktivitas ekonomi di sekitarnya memberikan warna tersendiri bagi kehidupan kota, sekaligus membuka alternatif ruang berkumpul bagi generasi muda di Madiun. (*)

Related Post