News

Pengurus Pusat Perkumpulan Bekam Indonesia Resmi Dilantik di Gebyar Kursus 2026

Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yaya Sutarya (tengah, mengenakan batik), didampingi Ketua Umum Asosiasi Profesi, Ali Badaruddin, serta Ketua Umum Forum PLKP, Zoelkifli M. Adam, mengukuhkan Pengurus Pusat Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) dalam ajang Gebyar Kursus di Plaza Festival, Jakarta, Sabtu (29/8/2026). (Foto: Dok. Tim Media Forum PLKP)

Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yaya Sutarya (tengah, mengenakan batik), didampingi Ketua Umum Asosiasi Profesi, Ali Badaruddin, serta Ketua Umum Forum PLKP, Zoelkifli M. Adam, mengukuhkan Pengurus Pusat Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) dalam ajang Gebyar Kursus di Plaza Festival, Jakarta, Sabtu (29/8/2026). (Foto: Dok. Tim Media Forum PLKP)

JAKARTA, Gradasigo - Legitimasi industri pelayanan kesehatan tradisional berbasis kursus di Tanah Air memasuki babak baru. Pengurus Pusat Perkumpulan Bekam Indonesia resmi dilantik dalam rangkaian perhelatan Gebyar Kursus 2026 di Plaza Festival Kuningan, Jakarta, Sabtu (29/8/2026). Momentum ini menandai langkah krusial penataan standar kurikulum pelatihan medis non-formal agar presisi dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen RI, Dr. Yaya Sutarya, bersama Ketua Umum Asosiasi Profesi Dr. Ali Badaruddin. Kehadiran jajaran puncak kementerian, termasuk Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu’ti serta Dirjen Pendidikan Vokasi Tatang Muttaqin makin mempertegas peran strategis organisasi ini dalam peta pendidikan vokasi nasional.

Pelantikan ini terintegrasi langsung dengan pelepasan 4.021 alumni Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) ke 11 negara penempatan. Menteri Abdul Mu’ti menggarisbawahi bahwa para lulusan vokasi kini tak sekadar disiapkan untuk mengisi ruang kerja, melainkan diplot sebagai diaspora penopang diplomasi bangsa di kancah global.

"Asosiasi profesi di bawah pembinaan Kemendikdasmen akan membina secara intensif lembaga pendidikan kursus Bekam. Kita ingin memastikan mutu dan standar kompetensinya benar-benar teruji," ujar Ali Badaruddin menegaskan komitmen pembinaan kementerian.

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum H. Ahmad Fatahillah, SE., MBA., Perkumpulan Bekam Indonesia siap mengawal integrasi standar pelatihan dari hulu ke hilir. Langkah percepatan ini memantik apresiasi Ketua Komisi X DPR RI, Agung Widyantoro. Menurutnya, sektor vokasi non-formal kini terbukti melesat cepat merespons kualifikasi industri dunia.

Kemeriahan acara makin lengkap dengan unjuk keterampilan para peserta didik kursus dalam lima cabang Lomba Kompetensi Tingkat Nasional, mulai dari Pidato Bahasa Jepang (Japan Language Professionals Federation), Table Set Up, Barista Professional, Seni Hantaran, hingga Editorial Fashion Make Up. Sinergi lintas asosiasi ini menegaskan solidnya ekosistem vokasi Indonesia dalam mencetak SDM berdaya saing internasional. (*)

Related Post