News

Peringati Hari Lansia, Komdigi Gelar Literasi Digital dan Wayang Kulit di RRI Jakarta

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkolaborasi dengan LPP RRI Jakarta dan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) siap menggelar Talkshow Literasi Digital

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkolaborasi dengan LPP RRI Jakarta dan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) siap menggelar Talkshow Literasi Digital

Jakarta, Gradasigo – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Pusat Pengembangan Literasi Digital, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), mengambil langkah strategis untuk menekan angka kerentanan kejahatan siber di kalangan lanjut usia (lansia). Menyadari posisi lansia yang kerap menjadi sasaran empuk penipuan daring dan berita hoaks, pemerintah siap menggelar rangkaian kegiatan edukatif yang dikemas lewat pendekatan budaya.

Agenda bertajuk Talkshow Literasi Digital "Sapa Lansia: Tetap Terhubung, Bahagia dan Anti Gaptek" serta Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon "Banjaran Bismo" ini akan dihelat pada Sabtu, 30 Mei 2026. Bertempat di Auditorium LPP RRI Jakarta, acara ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai dan terbuka gratis untuk umum. Masyarakat juga dapat mengaksesnya via siaran radio 92,8 FM serta kanal YouTube RRI Jakarta.

Kepala BPSDM Kemkomdigi, Bonifasius W. Pudjianto, Ph.D, dijadwalkan hadir langsung sebagai pembicara kunci untuk memaparkan komitmen dan jaminan konkret pemerintah dalam menjaga ruang digital yang aman bagi kelompok lansia. Kolaborasi ini turut melibatkan Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo, guna mengoptimalkan peran radio sebagai lembaga penyiaran publik yang inklusif sekaligus sahabat setia yang membimbing lansia masuk ke ekosistem digital.

Urgensi pemenuhan hak dan kemandirian sosial lansia di era digital juga akan dikupas tuntas oleh Dr. RA. Loretta dari Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS). Edukasi ini dinilai krusial agar literasi digital bagi orang tua tidak dianggap sebagai beban keluarga, melainkan jalan menuju masa senja yang sejahtera dan tetap terhubung.

Menariknya, acara ini tidak sekadar menjadi ruang diskusi satu arah. Komdigi bersama para peserta akan mengikrarkan Deklarasi Lansia Indonesia bertajuk "Maju Bersama, Berdaya di Usia Senja" sebagai bentuk komitmen moral melawan penyebaran berita bohong.

Puncak acara akan ditandai dengan penyerahan tokoh wayang kepada Ki Dalang Bambang Asmoro untuk memulai pergelaran budaya. Di tengah pertunjukan, tepatnya pukul 22.00 WIB, dalang akan berdialog langsung secara interaktif dengan narasumber dari Siberkreasi, Donny Budi Utoyo, guna menyisipkan pesan-pesan literasi digital dengan cara yang ringan, menghibur, dan adaptif bagi pemirsa.

Melalui kerja bersama ini, pemerintah berharap para lansia tidak sekadar menjadi penonton di era modern, melainkan mampu menjadi subjek yang bijak, mandiri, dan bermartabat di dunia maya. (*)

Related Post