Jakarta, gradasigo- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sinergi nyata antara industri dan dunia pendidikan vokasi.
Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan familiarisasi bagi para alumni Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) bidang perhotelan yang kini bersiap untuk segera bertugas (on board) di armada kapal PELNI di seluruh Indonesia.
Agenda yang berlangsung di Kantor Pusat PT PELNI, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/2) ini menjadi tonggak penting kolaborasi sektor usaha dengan lembaga kursus untuk mencetak tenaga kerja siap pakai.
Manager Rekrutmen dan Compliance PT PELNI, Refri Endinatama, hadir langsung memantau kesiapan para alumni yang tergabung dalam Forum Kursus Perhotelan dan Kapal Pesiar Indonesia (FKP-KPI) tersebut.
Integrasi Industri dan Pendidikan Vokasi
Kolaborasi ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan tenaga kerja, melainkan implementasi strategi makro untuk meningkatkan standar pelayanan di atas kapal melalui jalur pendidikan non-formal yang terakreditasi.
Dengan menempatkan lulusan LKP perhotelan di kapal-kapal nasional, PT PELNI secara aktif mendukung ekosistem kursus dan pelatihan guna mengurangi gap antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri perkapalan.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FKP-KPI, Theo George Gill, A.Md.Par., SE., MM., memberikan apresiasi tinggi atas keterbukaan PT PELNI dalam menyerap talenta-talenta vokasi.
"Ini adalah momentum besar bagi para alumni kami. Setelah melalui tahap familiarisasi di kantor pusat hari ini, mereka akan langsung ditempatkan di berbagai kapal Pelayaran Nasional Indonesia dan segera memulai masa tugas atau on board," ujar Theo dalam sambutannya di Jakarta.
Keberlanjutan Karir di Sektor Maritim
Theo juga menambahkan bahwa penempatan ini merupakan bukti kualitas lulusan lembaga kursus di bawah naungan FKP-KPI mampu bersaing di level profesional. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada lembaga-lembaga yang alumninya berhasil menembus seleksi ketat di BUMN sektor maritim ini.
"Selamat kepada lembaga-lembaga kursus yang alumninya terpilih. Kami berharap para peserta dapat menyelesaikan kontrak kerja pertama dengan performa terbaik, yang nantinya akan membuka jalan bagi kontrak-kontrak berkelanjutan di masa depan bersama PT PELNI," tutup Theo.
Melalui inisiatif ini, PT PELNI dan FKP-KPI berharap standar layanan perhotelan di atas kapal-kapal nasional akan semakin meningkat seiring dengan masuknya tenaga muda berbakat yang memiliki kompetensi kursus yang mumpuni. (*)

Muhammad Sidik Kaimuddin Tomsio