Depok, Gradasigo - Mengubah Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS) menjadi bos digital marketing masa depan di Depok ternyata butuh strategi yang gak main-main!
Berikut adalah fakta-fakta unik dan menarik di balik program pelatihan intensif yang digagas oleh LKP Digitalindo Academy, yang didukung oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan, Kemendikdasmen.
1. Durasi Maraton 150 JP
Bayangkan belajar bisnis digital secara non-stop. Program Kecakapan Wirausaha (PKW) Digital Marketing 2026 ini berjalan maraton selama 30 hari ke depan sejak dimulai pada Kamis, 21 Mei 2026. Para peserta wajib menuntaskan total 150 Jam Pelajaran (JP) dengan jadwal super ketat. Senin sampai Sabtu, 5 jam sehari! Benar-benar skema padat yang berorientasi penuh pada praktik nyata.
2. Misi Sosial untuk Menekan Angka ATS
Bukan sekadar pelatihan bisnis biasa, program ini hadir sebagai langkah strategis untuk menekan angka Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS) di Kota Depok. Didukung penuh oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen RI, intervensi pendidikan nonformal ini bertujuan menyulap kelompok ATS menjadi wirausahawan baru yang adaptif.
3. Bukan Cuma Teori, Tapi Cetak Growth Mindset
Direktur Digitalindo Academy, Yunita, S.E., mengingatkan bahwa menguasai hal teknis saja sudah gak cukup di era sekarang. Makanya, kurikulum mereka dirancang sangat komprehensif:
- Menggabungkan manajemen tradisional dengan strategi pemasaran digital.
- Mengajarkan perencanaan bisnis berbasis data.
- Fokus membentuk mentalitas tangguh (growth mindset) dan adopsi teknologi mutakhir.
4. Dikawal Ketat Lintas Sektor
Program ini mendapat pengawasan ketat dari pemerintah daerah demi mendongkrak kualitas SDM lokal. Kolaborasi ini diperkuat oleh dukungan Dinas Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat.
Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga kursus ini diharapkan tidak hanya melahirkan unit usaha baru yang berkelanjutan, tapi juga jadi stimulus nyata bagi pertumbuhan ekonomi makro dan solusi jangka panjang dalam menyerap tenaga kerja lokal di Kota Depok.

Muhammad Sidik Kaimuddin Tomsio