Yogyakarta, gradasigo – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia terasa istimewa di Jogja Culinary School (JCS). Di tengah aroma harum masakan dan gemerincing alat dapur, semangat kebangsaan membara di antara siswa dan staf pengajar. Berbagai lomba tradisional 17-an digelar dengan sentuhan modern, menunjukkan bahwa rasa cinta tanah air dapat diekspresikan melalui keceriaan dan kebersamaan.
Lomba-Lomba Penuh Tawa dan Kekompakan
Acara dimulai dengan upacara bendera yang khidmat, dilanjutkan dengan serangkaian lomba yang mengundang tawa. Tidak hanya lomba memasak, JCS juga mengadakan lomba-lomba klasik yang dirancang untuk menguji kekompakan dan ketangkasan para siswa.
Lomba Makan Kerupuk menjadi pembuka yang paling dinanti. Peserta bersemangat mencoba menghabiskan kerupuk yang digantung tanpa menggunakan tangan, menciptakan momen-momen lucu yang membuat penonton tertawa terbahak-bahak.
Selanjutnya, lomba Estafet Air menguji kecepatan dan koordinasi tim. Setiap tim harus memindahkan air menggunakan spons dari satu ember ke ember lain di ujung lapangan. Sorakan dukungan dari rekan-rekan mereka menambah semangat kompetisi.
Tak kalah seru, lomba Cukurukuk atau "Tebak Kata dengan Gerakan" mengasah kreativitas dan komunikasi. Siswa harus menebak kata atau istilah yang berhubungan dengan kuliner, namun hanya melalui gerakan tubuh. Lomba ini tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga kekompakan tim.
Lomba Pecah Balon juga menjadi favorit. Peserta berpasangan harus memecahkan balon yang diikat di antara punggung mereka, menuntut kerja sama yang erat. Balon-balon yang meletus diiringi tawa riang, menambah semarak perayaan.
Kebersamaan di Tengah Semangat Kompetisi
Manager Jogja Culinary School menyatakan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan. "Kami ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan sportivitas. Melalui lomba-lomba ini, siswa belajar bahwa kolaborasi dan semangat juang itu penting, tidak hanya di dapur, tetapi juga dalam kehidupan," jelasnya.
Semua lomba ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah yang meriah. Lebih dari sekadar hadiah, yang terpenting adalah semangat persatuan dan kegembiraan yang dirasakan oleh seluruh warga JCS.
Dengan semangat yang membara dan penuh kegembiraan, para siswa dan staf JCS menunjukkan bahwa mereka siap mengisi kemerdekaan dengan karya dan dedikasi. Perayaan ini menjadi pengingat bahwa masa depan kuliner Indonesia berada di tangan generasi muda yang kreatif dan penuh semangat.