Jakarta, Gradasigo - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, Ditjen Pendidikan Vokasi, menyelenggarakan Koordinasi Kemitraan dengan Dinas Pendidikan Tahap II di Hotel Ibis Styles, Cilandak, Jakarta Selatan, pada 27-28 Agustus 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan kabupaten/kota, Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (F-PLKP), serta Himpunan Penyelenggara Kursus dan Pelatihan Indonesia (HIPKI).
Plt. Direktur Kursus dan Pelatihan, Saryadi, dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penguatan pendidikan vokasi. "Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga kursus sangat krusial untuk memastikan pendidikan vokasi benar-benar menjawab kebutuhan lokal dan dunia kerja," ujarnya.
Pokok Hasil Koordinasi
Dari rangkaian kegiatan, disepakati sejumlah langkah strategis, antara lain:
- Pendataan peserta didik secara berkala minimal setiap enam bulan.
- Peningkatan kualitas instruktur, termasuk program magang bagi instruktur yang telah mencapai level tertinggi.
- Pembinaan publikasi agar LKP lebih dikenal masyarakat melalui berbagai platform media.
- Kemudahan pendaftaran lembaga kursus dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan kabupaten/kota.
- Penerapan prinsip partisipasi semesta yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, instruktur, serta masyarakat luas.
Landasan Kebijakan
Kegiatan ini juga selaras dengan kebijakan kerja sama Ditjen Pendidikan Vokasi, PKPLK, dan pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2024 dan Permendagri Nomor 22 Tahun 2020. Ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi, fasilitasi sarana dan prasarana, praktik kerja lapangan, magang instruktur, sertifikasi industri, hingga publikasi lembaga kursus.
Harapan ke Depan
Direktorat PKPLK berharap koordinasi ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi berkelanjutan. "Dengan kerja sama yang solid, pendidikan vokasi akan semakin berdaya saing dan mampu melahirkan SDM kompeten yang siap menghadapi tantangan dunia kerja," tegas Saryadi.
Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Sumber Daya Manusia, Dr. Hj. Evita Arif, menyampaikan bahwa kerja sama antara Forum PLKP dengan pemerintah sangat penting untuk meningkatkan peran serta penyelenggaraan kursus dan pelatihan dalam menciptakan SDM yang berkualitas. "Sinergi dengan dunia industri sangat penting untuk menciptakan lulusan yang siap kerja dan berkompeten," ujarnya.