Tekno

Tak Cuma Rakit PC: LKP IMDKOM Yogyakarta "Suntik" Jiwa Teknopreneur ke 20 Anak Muda Lewat Program PKW Kemendikdasmen

LKP IMDKOM Yogyakarta sukses melatih 20 Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS) menjadi teknisi komputer multitalenta melalui program PKW Kemendikdasmen RI. Foto: Dok LKP IMDKOM Yogyakarta

LKP IMDKOM Yogyakarta sukses melatih 20 Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS) menjadi teknisi komputer multitalenta melalui program PKW Kemendikdasmen RI. Foto: Dok LKP IMDKOM Yogyakarta

Yogyakarta, gradasigo - Di tengah kian ketatnya arena persaingan kerja, pendidikan vokasi muncul sebagai "kartu AS" untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja. 

Komitmen itu kembali dibuktikan oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) IMDKOM Yogyakarta yang sukses merampungkan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2025.

Ini bukan sekadar kursus biasa. Selama 42 hari secara intensif, 20 peserta yang mayoritas adalah Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS) digembleng menjadi teknopreneur. 

Mereka tak hanya menguasai seluk-beluk hardware dan software tingkat tinggi, tetapi juga disuntikkan DNA kewirausahaan agar siap mendulang rupiah dan menjadi wirausaha muda andal di bisnis teknisi komputer.

Dari "Gaptek" Menuju Ahli Multitalenta

Program PKW 2025 ini merupakan inisiatif strategis dari Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Bantuan Pemerintah yang ditujukan untuk kelompok usia muda yang tidak sedang menempuh pendidikan formal. 

LKP IMDKOM Yogyakarta, sebagai penerima bantuan, merealisasikannya dalam bidang keterampilan paling relevan saat ini Teknisi Komputer dan Jaringan.

Pelatihan maraton ini berlangsung selama 42 hari atau setara 250 Jam Pelajaran (JPL), mulai 17 September hingga 06 November 2025. Fokusnya Jauh melampaui perbaikan komputer rumahan. Peserta dilatih menguasai spektrum keahlian komprehensif, mencakup:

  1. Teknisi Komputer dan Laptop: Troubleshooting masalah hardware dan software pada berbagai platform.
  2. Teknisi Printer dan Monitor: Keahlian spesifik dalam perbaikan dan perawatan perangkat pendukung.
  3. Teknisi Jaringan Dasar: Mampu membangun dan memelihara infrastruktur jaringan kecil hingga menengah.

Tanamkan DNA Wirausaha

Inilah yang menjadikan program LKP IMDKOM Yogyakarta unik. Lembaga menyadari, keahlian teknis hanya separuh perjalanan. Mental dan strategi bisnis yang kuat adalah kuncinya. Oleh karena itu, porsi intensif dialokasikan untuk materi kewirausahaan, yang meliputi:

  1. Karakter Wirausaha: Membangun mindset dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
  2. Strategi Pemasaran: Memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan ekspansi pasar.
  3. Akses Permodalan: Membuka jalan dan memberikan panduan praktis untuk mendapatkan dana usaha dari lembaga mitra.

Untuk menjamin relevansi materi, LKP IMDKOM Yogyakarta melibatkan kolaborasi lintas sektor. Praktisi terbaik dari UMKM Mitra, Lembaga Akses Permodalan, dan Platform Digital hadir sebagai narasumber, memastikan ilmu yang disajikan up-to-date dan sesuai kebutuhan pasar.

Dalam wawancara eksklusif, Direktur LKP IMDKOM Yogyakarta, Husain Dilla, S.E, menyampaikan bahwa PKW adalah investasi jangka panjang untuk bonus demografi Indonesia.

"Kami tidak hanya mencetak teknisi yang mahir, tetapi juga pengusaha yang visioner. Program PKW ini adalah jembatan bagi Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS) untuk mendapatkan kompetensi spesifik, mengubah status mereka dari pengangguran menjadi motor ekonomi lokal. Dengan kombinasi skill teknis dan skill bisnis, mereka adalah Generasi Emas Teknopreneur yang siap menghadapi Industri 4.0," tegasnya saat acara penutupan.

Acara pembukaan program yang bertempat di Basecamp LKP IMDKOM Yogyakarta, Jalan Kaliurang Km 7,3, didukung penuh oleh pemerintah daerah, dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman dan UMKM Mitra. Hal ini menegaskan sinyal kuat kolaborasi nyata antara dunia pelatihan dan industri.

20 Lulusan program PKW dari LKP IMDKOM Yogyakarta ini dapat menjadi model pelatihan vokasi yang efektif, tidak hanya mengurangi angka pengangguran, tetapi juga melahirkan gelombang baru teknopreneur yang inovatif dan siap mendominasi pasar jasa teknologi di Indonesia.

Related Post